Source : IG @tebingkaraton_
Sejarah Tebing Keraton
Abah Ase
Abah Ase adalah Founder dari nama Tebing Keraton atau Tebing Karaton, penamaan yang meluncur dari gagasan nya. . Masyarakat sekitar termasuk orang tua nya dahulu mengenal nya dengan nama Tebing Jontor karena lokasi nya sangat menjorok dengan penampakan seperti bibir Jontor / bengkak, yang habis kena pukul 😊.
Tempat nya tersembunyi .
Sebelum era sosmed tempat ini belum terlalu banyak pengunjung nya. Setelah viral foto² nya yang instagramable barulah membludak animo masyarakat luas untuk berkunjung ke tempat ini. Jadi ingat saat anak saya berkunjung ke tempat² seperti ini, surga yang tersembunyi katanya. Dan ini lokasinya di Bandung... Dan saya sangat beruntung tinggal di sini. Di Bandung tercinta.
Yang saya lingkari merah itu adalah titik poin Tebing Keraton.
Source. IG @lembang.bandung
Disuguhi hamparan pemandangan hutan pinus yang sangat.. sangat mempesona.
Sebelum teman² berkunjung ke sana, check this out info di bawah ini yaa.
1. Lokasi Tebing Keraton
Source. IG @lembangbandung
Foto. Dok. Pribadi
Jangan salah lho ya. Tanda panah ke kanan itu menunjukkan lokasi tempat parkir mobil. Untuk sampai ke lokasi tebing, ambil jalan sebelah kiri, benar² medan nya agak sulit. Tanjakan yang terhitung curam, musti hati². Jalan beraspal di ujung sebelah kanan kiri nya berlumut, sangat licin.
Bisa di tempuh dengan jalan kaki. Bagi yang mau pake motor, tersedia ojek pangkalan dengan tarif PP 50K atau 30K kalau hanya mengantar sampai lokasi aja.
2. Rute
3. Harga Tiket Masuk
Wisatawan Lokal : 15K
Tourist Asing : 55K
Photo Pre Wedding / komersial : 300K
4. Rest Area Sekitar
Homestay di rumah Abah Ase. Bisa buat nginep atau sekedar istirahat. Ngopi cantik, makan rame² sekalian belanja souvenir nya juga.
Liburan seru itu ga harus Mahal
Alhamdulillah. Saya bisa jalan² lagi, ngubek² tempat indah di Bandung. Kali ini bersama suami, berkunjung ke Tebing Keraton.
Niat nya sih saya pengen nya liat sunrise di sini. Berhubung pas mau otw dari rumah, hujan turun deras, nunggu hujan reda barulah otw ± 08.00 WIB deh.
Sedangkan suami saya, sebenarnya pengen liat sunset. Next aja, saya bilang.
Akhirnya, otw pagi hari. Yeayyyy.
Sedangkan suami saya, sebenarnya pengen liat sunset. Next aja, saya bilang.
Akhirnya, otw pagi hari. Yeayyyy.
Di perjalanan sepanjang hutan, terlihat pohon² tinggi dan semak belukar saja, jalanan sepi, hanya melintasi satu dua orang saja. Kabut nya masih pekat dengan jarak pandang beberapa meter. Sedikit hujan rintik² . Sesekali melewati lereng gunung yang sudah ditanami sayuran, kebun dengan metode terasering.
Serasa berada di negeri atas awan. Tebing nya menjorok, jadi terasa sempit tempat nya mengingat sudah banyak orang yang berkumpul di situ.
Berasa seperti di Negeri Atas Awan.
Foto. dok. pribadi
Serasa berada di negeri atas awan. Tebing nya menjorok, jadi terasa sempit tempat nya mengingat sudah banyak orang yang berkumpul di situ.
Sebenarnya, saya itu takut banget sama ketinggian. Apa yang saya lihat di pinggir tebing itu, jurang....
Tapi, itu lanskap nya asli Kerennnn. Indah, hijau, menyehatkan mata. Sejauh mata memandang seperti melihat hamparan permadani hijau.
Daerah Sesar Lembang















